Tuesday, August 18, 2026

 Embun Pagi


Mereka tidak pernah tahu, seberapa besar rasa sakit dan sepi yang telah kau telan untuk bisa sampai ketitik ini. Mereka pun tidak pernah tahu, seberapa banyak yang telah kau tinggalkan untuk bisa melangkah dijalan hijrah ini. Tak mengapa mereka memandang kamu sebelah mata, asalkan Allah memelukmu sepenuh rasa ...

Semangat beraktifitas, 

Raih yang halal tinggalkan yang haram. Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat dan bersyukur. serta Istiqomah dalam ketaatan, Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin.

PROYEK TERAKHIR SEORANG PENSIUNAN


Namanya Pak Hasan. Usianya tujuh puluh tahun. Rambutnya telah memutih, langkahnya mulai pelan, dan tangannya tidak lagi sekuat dahulu.

Sepanjang hidupnya, ia dikenal sebagai seorang pekerja keras. Puluhan tahun ia habiskan untuk menyelesaikan proyek demi proyek. Ia pernah membangun gedung-gedung tinggi, jembatan yang menghubungkan dua daerah, jalan raya yang membelah perbukitan, dan berbagai pekerjaan besar lainnya.


Ketika orang melewati bangunan megah hasil kerjanya, mereka berdecak kagum.

_"Itu proyek Pak Hasan."_


Ketika melihat jalan yang mulus dan kokoh, orang berkata,

_"Beliau yang dulu memimpinnya."_


Namun setiap kali mendengar pujian itu, Pak Hasan hanya tersenyum tipis.

Karena jauh di dalam hatinya, ada satu pertanyaan yang mulai sering datang ketika usia semakin menua:

_"Aku telah menyelesaikan begitu banyak proyek dunia. Tetapi bagaimana dengan proyek untuk akhiratku?"_


Suatu sore setelah pensiun, ia duduk di teras rumah sambil memandang matahari yang mulai tenggelam.

Tiba-tiba terdengar adzan Maghrib.

Suara itu terasa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Dahulu adzan sering terdengar di sela-sela kesibukan rapat, perjalanan dinas, dan target pekerjaan.

Kini tidak ada lagi alasan untuk menundanya.

Pak Hasan berdiri perlahan.

Matanya berkaca-kaca.

_"Aku sudah menyelesaikan banyak pekerjaan manusia. Sekarang saatnya menyelesaikan urusanku dengan Allah."_


Sejak hari itu hidupnya berubah.

Ia mulai menyusun "proyek" baru.

Bukan proyek gedung.

Bukan proyek jalan raya.

Bukan proyek bisnis.

Tetapi proyek-proyek akhirat.


Di sebuah buku kecil ia menulis:

*Proyek pertama:* menjaga shalat berjamaah.


*Proyek kedua:* mengkhatamkan Al-Qur'an berkali-kali sebelum wafat.


*Proyek ketiga:* memperbanyak sedekah yang terus mengalir.


*Proyek keempat:* memperbaiki akhlak dan memperbanyak istighfar.


*Proyek kelima:* mempersiapkan bekal menuju kubur.

Ia tersenyum melihat daftar itu.


Inilah proyek terbesar yang sedang dan akan  ia kerjakan yang tidak akan pernah habis, sampai ajal menjemputnya.


Hari-hari berlalu.

Orang-orang heran melihat perubahan Pak Hasan.

Pagi hari ia berada di masjid.

Siang hari ia membaca Al-Qur'an.

Sore hari ia mengajar anak-anak mengaji.

Malam hari ia bangun untuk shalat tahajjud.


Suatu ketika seorang teman lamanya bertanya,

_"Pak Hasan, bukankah masa pensiun itu saatnya menikmati hidup?"_


Pak Hasan tersenyum.

_"Aku sedang menikmati hidup."_


_"Tapi kau tidak lagi mengejar dunia."_


Pak Hasan menatap sahabatnya dengan lembut.

_"Dunia yang selama ini aku kejar perlahan sedang meninggalkanku. Mengapa aku harus terus mengejarnya? Sekarang aku ingin mengejar sesuatu yang akan menemaniku setelah mati."_

Temannya terdiam.


Suatu malam setelah tahajjud, Pak Hasan membaca firman Allah:


﴿وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ﴾

_"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu negeri akhirat."_

(QS. Al-Qashash: 77)


Air matanya jatuh membasahi mushaf.

Ia sadar bahwa seluruh proyek dunia yang pernah dibangunnya suatu hari akan rusak.

Gedung akan lapuk.

Jalan akan retak.

Jembatan akan menua.

Namanya pun mungkin akan dilupakan.

Tetapi satu rakaat shalat yang ikhlas tidak akan hilang.

Satu ayat Al-Qur'an yang dibaca tidak akan sia-sia.

Satu sedekah yang diberikan karena Allah akan tetap tersimpan.

Beberapa tahun kemudian, kesehatan Pak Hasan mulai menurun.


Suatu hari ia berkata kepada anak-anaknya,

_"Dulu Ayah membangun banyak bangunan. Sekarang Ayah sedang menyelesaikan proyek terakhir."_


_"Apa itu, Yah?"_


Pak Hasan tersenyum.

_"Membangun rumah di surga dengan amal saleh."_


Anak-anaknya menangis.

Mereka melihat wajah ayah mereka begitu tenang.

Seakan-akan ia sedang menunggu hasil dari proyek terbesarnya.

Tidak lama kemudian, Pak Hasan dipanggil menghadap Allah.

Masjid tempat ia sering shalat dipenuhi pelayat.

Banyak yang datang.

Ada yang mengenangnya sebagai insinyur.

Ada yang mengenangnya sebagai pemimpin proyek.

Namun lebih banyak lagi yang mengenangnya sebagai lelaki tua yang selalu berada di saf pertama.

Sebagai guru mengaji.

Sebagai ahli sedekah.

Sebagai orang yang lisannya basah dengan dzikir.

Dan mungkin, ketika seluruh proyek dunia telah tertinggal jauh di belakang, yang menyambutnya di alam sana bukanlah gedung-gedung yang pernah ia bangun.

Melainkan amal-amal yang dahulu ia kerjakan dengan ikhlas karena Allah.

Karena pada akhirnya, proyek terbesar dalam hidup manusia bukanlah apa yang berhasil ia bangun di bumi.

Tetapi apa yang berhasil ia persiapkan untuk kehidupan setelah kematian.


_"Apabila anak Adam meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendo'akannya."_

(HR. Muslim)


Semoga Allah menjadikan masa tua kita sebagai masa terbaik dalam kehidupan, dan menjadikan akhir amal kita sebagai amal yang paling dicintai-Nya. 

Aamiin Yaa Rabbal'Aalamiin.. 💕

CONTOH MERESPON UCAPAN SELAMAT ULANG TAHUN DARI TEMAN2 KITA


Assalamualaikum wr.wb

Kepada teman-temanku SMA N 1 Teladan Yogyakarta angkatan '70 (Mohon maaf tidak saya sebutkan namanya satu persatu) , Terima kasih yang sebesar-besarnya saya ucapkan atas ucapan selamat disertai doa pada hari ulang tahun saya hari ini. Semoga Allah SWT mengabulkan doa kita semua. Aamiin Y.R.A

 UKURAN SUKSES SESEORANG ADALAH:

*@ Pada umur 4 tahun . . .* _Sukses adalah kalau kita tdk ngo mpol di celana;_ 

*@ Pada umur 7 tahun . . .* _Sukses adalah kalau kita tahu jalan pulang ke rumah;_ 

*@ Pada umur 12 tahun . . .* _Sukses adalah kalau kita punya banyak teman;_ 

*@ Pada umur 17 tahun . . .* _Sukses adalah kalau kita bisa mendapatkan KTP dan SIM;_ 

*@ Pada umur 23 tahun . . .* _Sukses adalah kalau kita lulus Perguruan Tinggi;_ 

*@ Pada umur 25 tahun . . .* _Sukses adalah kalau kita sudah dapat pekerjaan;_ 

*@ Pada umur 30 tahun . . .* _Sukses adalah kalau kita berhasil membangun Keluarga;_ 

*@ Pada umur 35 tahun . . .* _Sukses adalah kalau kita sudah bisa hidup mapan;_ 

*@ Pada umur 50 tahun . . .* _Sukses adalah kalau kita mampu menjaga kelihatan awet muda;_ 

*@ Pada umur 55 tahun . . .* _Sukses adalah kalau didikan kita thd anak membuahkan hasil;_ 

*@ Pada umur 60 tahun . . .* _Sukses adalah kalau kita masih mampu mengendarai atau mengemudikan kendaraan;_ 

*@ Pada umur 65 tahun . . .* _Sukses adalah kalau kita hidup tanpa mengidap penyakit;_ 

*@ Pada umur 70 tahun . . .* _Sukses adalah kalau kita merasa tidak menjadi beban;_

*@ Pada umur 75 tahun . . .* _Sukses adalah kalau kita masih punya banyak teman;_ 

*@ Pada umur 80 tahun . . .* _Sukses adalah kalau kita masih tahu jalan pulang ke rumah.;_

*@ Pada umur 85 tahun . . .* _Sukses adalah kalau kita tidak ngompol di celana._ *LHOO ... KOK BALIK LAGI YAA. . . ???* _(it's so natural, so..... enjoy our life cycle!!)_ 👆👍😀👍👆 *Sekarang saatnya : sukses kalau Anda bersedia membagikan tulisan ini ke sahabat2 sebagai pengingat akan kehidupan*...

Monday, August 17, 2026

TIPS MENGEMBANGKAN AKUN TITOK BAGI PARA PEMULA

1. Tap2 layar

2. Memosting ulang/share ke WA teman anda.

3. Love orange/absen adalah sangat penting utk anda lakukan yaitu dg menerbangkan stiker tertentu (sayangi aku) yg nilainya hanya 1 koin (harga 1 koin Rp.200,-)

4. Foto profil harus jelas, gunakan foto diri anda.

5. Tulisan nama akun anda harus jelas. Kalau perlu pakai huruf besar

6. Isi bio data dengan jelas.

7. Buat VT, usahakan 3 VT setiap harinya.

8. LIVE STRIMING secara konsisten, usahakan setiap LIVE minimal 2 jam. Usahakan live sehari 2 kali.

9. Jika anda mendapat kenaikan level dan kenaikan ligal, tandanya akun anda berkembang.

10. Jika anda sering melakukan lemparan (stiker) di setiap perkalian 2, 3 dan 5 (sartin) maka anda akan cepat naik level.

11. Jika anda sering menerima banyak lemparan stiker (koin) dari penonton live striming anda, maka anda akan mendapat saldo (cuan) semakin banyak.

12. Biasanya orang akan tertarik untuk menonton Live Striming anda karena 3 hal yaitu (level, liga, galeri menyala). Biasanya 3 hal dimaksud semakin tinggi/banyak, maka live striming anda dpt dikatakan powerful, kuat, strong (bukan tergolong small).

13. Patuhi aturan main di tiktok yg tercantum dalam pedoman komunitas (jangan sampai ada pelanggaran/PL). Pelanggaran tersebut antara lain pada saat live anda merokok, ada anak kecil (balita), minum minuman keras, menyorot senjata tajam/senpi, berbicara dan berperilaku tidak sopan berbohong dll.

= = =


Wednesday, October 9, 2024

Bisnis Berkah

Banyak tulisan dan artikel yang mengupas tentang konsep bisnis, etika bisnis, dan manajemen bisnis dalam Alquran. Namun, tidak banyak yang secara spesifik mengupas tentang bagaimana bisnis berkah itu diperoleh. Sehingga, banyak yang bertanya-tanya, apa sih bisnis berkah itu? Bagaimana mendapatkanya? Dan, dengan cara apa? 

Harus diakui, aktivitas bisnis adalah sebuah keniscayaan. Bisnis selalu berpengaruh besar dalam kehidupan ekonomi, sosial, dan politik sepanjang sejarah peradaban umat manusia. Padahal, bisnis hanya satu dari banyak sumber rezeki. Namun, dari bisnis inilah kita bisa berharap ekonomi umat makin kuat.

Nah, ekonomi umat kuat bisa dilihat dari ekonomi keluarga mapan. Keluarga yang mapan itu keluarga yang sumber rezekinya dipenuhi keberkahan. Rezeki bisa dari pemasukan gaji bulanan juga bisa dari pendapatan bisnis setiap harinya. Semuanya baik dan benar asal sumber dan cara mendapatkannya juga tepat dan halal. Inilah yang membedakan bisnis itu berkah atau tidaknya. 

Islam menetapkan kerja sebagai kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap orang sesuai dengan kapasitas dan kemampuan. Bukan hanya sebatas itu, Islam juga telah mengangkat kerja pada level ”wajib” dengan menyebutkan kerja itu secara konsisten sebanyak 50 kali dalam Alquran yang digandengkan dengan iman.

Seperti ayat: “alladzina amanu wa ‘amilu al-shalihat”. Karena, adanya penekanan terhadap amal (kerja) inilah yang membuat Islam disebut sebagai agama aksi, bukan agama kata.

Hubungan antara iman dan kerja itu sama dengan hubungan antara akar dan pohon. Yang salah satunya tidak mungkin bisa eksis tanpa adanya yang lain. Islam tidak mengakui bahkan menolak keimanan yang tidak membuahkan kerja yang baik.

Di sisi lain, pandangan Islam terhadap kerja dan bisnis bisa dilihat di antaranya dari ayat-ayat Alquran berikut ini: (QS at-Taubah: 105); (QS Fushshilat: 46); (QS al-Baqarah: 198); (QS an-Nisa’: 29); (QS al-Jumu’ ah: 10-11); dan (QS al-An’ aam: 132).

Karena itu, sebaik-baik pekerjaan adalah yang menghasilkan rezeki yang mengandung nilai keberkahan. Maka, jangan hanya mengejar banyaknya rezeki, tetapi kejar berkahnya rezeki. Bukan banyaknya rezeki yang membuat cukup. Kecukupan berkait soal keberkahan.

Ketika rezeki dari bisnis berkah, banyak atau sedikit menjadi lapang. Namun, ketika berkah hilang, banyak atau sedikit pendapatan bisnisnya bisa berujung pada kesempitan hidup.

Karena, hakikat makna berkah adalah bertambahnya kebaikan. Jadi, tips sederhana mendiagnosis apakah bisnis itu berkah atau tidak, yaitu dengan melihat hasil bisnis tersebut apakah mendatangkan kebaikan demi kebaikan, ketenangan, kedamaian, dan kerukunan atau sebaliknya malah semakin menambah keburukan, kecemasan, dan kerakusan hingga menjauhkan dirinya dari Allah, Sang Pemilik Rezeki.

Wallahu a’lam.


Tuesday, June 27, 2023

Idul Adha

*RENUNGAN KECIL DIHARI ARAFAH*


Hari ini, berjuta kaum muslimin dari berbagai penjuru dunia begerak bersama menuju padang Arafah, untuk melaksanakan puncak prosesi ibadah Haji...! ‎ 

Haji adalah Arafah... ‎ 

Arafah adalah Hari Perenungan... 

Sebuah perenungan tentang Sang Khalik...  

Sebuah perenungan tentang untuk apa kita diciptakan...  

Arafah adalah sebuah potret kecil tentang Mahsyar...  

Mahsyar adalah sebuah hari dimana manusia akan ditimbang kadar haq dan batil dalam dirinya...  

Mahsyar adalah sebuah hari yang sangat terik yang tidak ada penghalang atasnya...  

Mahsyar adalah sebuah hari yang mencekam dimana manusia ditimpa resah dan gelisah...  

Kegelisahan yang teramat sangat, 
karena Mahsyar adalah hari penantian tentang nasib manusia apakah ia akan masuk surga atau neraka...  

Mahsyar adalah sebuah hari penyesalan...  

Sebuah penyesalan karena manusia telah lalai menunaikan dharma untuk apa ia dicipta...  

Sebuah penyesalan karena manusia lalai untuk beramal shaleh semasa hidup di alam dunia...  

Sedemikian dahsyatnya Mahsyar,  
hingga manusia kelak akan mencari perlindungan walau hanya pada sebutir kurma yang pernah ia sedekahkan...  

Maka, beruntunglah mereka yang Allah beri naungan dari dahsyatnya alam Mahsyar...  ‎ 

Mereka adalah pemimpin yang amanah dan adil...  

Para pemuda yang hatinya tertambat kepada masjid...  

Manusia yang saling mencintai karena Allah...  

Manusia yang bersedekah dengan tangan kanannya tanpa harus diketahui oleh tangan kirinya...  

Manusia yang menolak perbuatan keji karena takut akan Tuhannya...  

Manusia yang tekun ibadahnya seraya berlinang air mata ketika ia berdzikir semata karena takut akan Tuhannya...  


Selamat Hari Arafah saudara-riku tercinta...  

Semoga Allah mengampuni kehinaan dan kebodohan kita...  

Semoga Allah selalu menjadikan kita orang yang rendah hati di setiap langkah kaki di bumi ini...  

Semoga Allah meneguhkan iman dan Islam kita... 

Mengganti tangisan kita dengan senyuman...  

Luka derita dengan kebahagiaan...  

Penyakit dengan kesehatan...

Kesempitan rezeki dengan kelapangan...  

Kesesatan dengan petunjuk...  

Kesulitan dengan kemudahan... ‎

Keputusasaan dengan harapan..  

Ya Allah... 
tiada henti air mata ini mengalir memohon kasih dan cintaMu...