Thursday, August 16, 2018

Let's Talk

https://youtu.be/-6HhTo9ZctM

EMMA TEACHER

Vocabulary, Culture, and the first conditional

https://youtu.be/5sxQLAVrz-8

Friday, July 13, 2018

Travelling Murah

https://youtu.be/ooJp4VdxFUY

Saturday, June 30, 2018

Tiga Belas Tip Tips Mengelola Bisnis Guest House

Tiga Belas Tip Tips Mengelola Bisnis Guest House

HarianBernas.com - Memiliki guest house di kawasan wisata sungguh menjadi prospek bisnis yang cerah. Kota-kota yang menjadi tujuan wisata MICE (meetings, incentives, conferences, exhibitions) adalah ladang subur bagi keberadaan guest house.

Hotel seringkali sudah tidak mampu menampung wisatawan dan guest house bisa menjadi alternatif. Bahkan menjadi tren pilihan ke depan jika tuan rumah mampu memberi suasana "hommy" dan pengalaman baru bagi wisatawan.

Tidak hanya menyiapkan sebuah rumah yang apik, bersih dan menarik, seorang "host" harus memiliki kesiapan melayani yang prima. "Hospitality" sangat menentukan kesuksesan seorang tuan rumah dan tidak perlu biaya mahal untuk itu. Berikut adalah tips bagaimana mempersiapkan diri sebagai tuan rumah yang membuat wisatawan terkesan dan puas menjadi pelanggan guest houseAnda:

1. Check Selalu Fasilitas Utama Kamar

Tidak harus menyediakan kamar yang mewah seperti hotel berbintang, namun pastikan kebersihan, kelengkapan, keharuman dan kerapihan kamar. Bed cover, selimut, handuk, dan keset harus selalu segar dan telah dicuci. Perhatikan selalu korden jendela yang rapi, pendingin dan lampu kamar yang berfungsi, keranjang sampah yang bersih. Bisa pula diberikan bonus jam dinding dan charger ponsel.

2. Check Lagi Saat Kehadiran dan Kepulagan Tamu

Sesuatu yang sederhana namun vital, yakni menghubungi kembali calon tamu untuk memastikan kapan hendak menginap dan kapan kepulangannya. Salah komunikasi sering terjadi dan berdampak pada calon tamu lainnya. Jika tuan rumah juga menyediakan fasilitas penjemputan ke bandara, stasiun kereta atau terminal, pastikan lagi jumlah orang, kendaraan dan lokasi penjemputan secara detail.

3. Tanyakan Hal-hal Penting Kebutuhan Calon Tamu

Tuan rumah bisa menanyakan kebutuhan-kebutuhan calon tamu. Apakah ada alergi makanan tertentu? Apakah calon tamu sedang diet atau mengkonsumsi obat tertentu? Tuan rumah juga bisa menawarkan kereta dorong jika calon tamu membawa anak-anak. Perhatian sederhana ini membawa kesan yang baik dan membuat tuan rumah lebih siap melayani.

4. Pastikan Caon Tamu Tahu Detail Paket Wisata Anda

Tuan rumah yang baik akan menyampaikan rencana paket wisata secara detail kepada calon tamu. Apa saja yang hendak dilakukan dan lokasi mana yang sekiranya akan ditempuh dalam perjalanan wisata. Semakin detail tuan rumah mampu menyampaikan rencana wisatanya, calon tamu akan bisa memastikan hal-hal apa saja yang perlu disiapkan.

5. Siapkan Area Parkir

Jika calon tamu berkendaraan sendiri, tuan rumah harus mempersiapkan area parkir. Tanyakan jumlah dan jenis kendaraan calon tamu. Jika area parkir guest house terbatas, jangan ragu untuk mencarikan di sekitarnya. Hal ini untuk memastikan bahwa calon tamu tidak menghabiskan waktu yang melelahkan untuk sekedar mencari tempat parkir.

6. Berikan Sambutan Hangat

Tamu bisa datang pada jam berapa pun. Tidak peduli siang atau malam, tuan rumah harus menyambut dengan hangat. Senyum ramah adalah hal yang penting dilakukan. Lakukanlah dengan tulus dan sepenuh hati.

7. Tawarkan Minuman dan Makanan Kecil

Perjalanan selalu melelahkan. Entah siang atau malam. Menawarkan wellcome drink dan makanan kecil sangat mencerahkan wajah tamu. Percayalah!

8. Antar Menuju Kamar dan Bantu Membawa Barang

Sembari memberikan sambutan senyum hangat dan percakapan selamat datang, antarkan tamu ke kamarnya dan bantu bawakan kopernya. Tunjukkan fasilitas-fasilitas yang ada di kamar dan informasikan dimana tamu dapat menyimpan barang-barangnya. Termasuk kamar mandi dan peralatannya.

9. Terangkan Detil Cara Menggunakan Fasilitas

Seperti halnya pramugari pesawat menerangkan fasilitas keamanan pesawat, luangkan waktu untuk tetap menerangkan detail cara menggunakan fasilitas kamar kepada tamu. Penggunaan shower, AC, televisi dan apa pun yang tersedia. Mungkin tamu merasa tak perlu, namun dengan cara ramah dan luwes bisa menjadi kesan yang baik sebagai tuan rumah. Sampaikan bahwa hal itu adalah standar pelayanan dari guest houseAnda.

10. Tak Apa Jika Tamu Ingin Tidur di Luar Kamar

Perilaku tamu sangat bermacam-macam. Tidak mengapa jika mereka menginginkan tidur di ruang tamu guest house. Selama mereka merasa nyaman. Tuan rumah perlu luangkan perhatian lebih untuk menyiapkan extra bed, selimut dan lainnya.

11. Buatlah Tamu Bisa Kerjakan Sendiri

Tuan rumah perlu menunjukkan cara-cara tamu untuk bisa memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Misalkan membuat teh atau kopi serta menyiapkan piring dan gelas untuk makan. Jika tamu menginap lama, bisa ditunjukkan dimana bisa mencuci atau menitipkannya pada laundry.

12. Buatlah Tamu Merasa Bagian dari Kerluarga

Hal-hal yang bisa dikerjakan bersama tamu antara lain, membuat minuman, mencuci piring, membuang sampah, dan menonton tv bersama. Berbagai hal inilah yang membuat mereka merasa berada dalam keluarga sendiri. Hubungan ini seringkali menjadi pengikat tamu untuk menjadi pelanggan setia.

13. Bersiaplah untuk Kegiatan di Luar Rencana

Tuan rumah harus mempersiapkan diri pada kegiatan-kegiatan ekstra yang diinginkan oleh tamu. Persilakan tamu untuk membuat rencana-rencana mendadak yang menginspirasi mereka. Hal ini membuat tamu menjadi semakin asyik bermalam di guest houseAnda.

Friday, June 24, 2016

Check in dan boarding KA

Tanggal Publikasi : 22.02.2016 00:00:00
Senin (22/2), PT KAI mulai memberlakukan piloting penerapan sistem check in dan boarding untuk penumpang KA yang berangkat dari Stasiun Bandung. Penerapan sistem serupa penumpang pesawat ini dilakukan PT KAI untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa KA.

Dengan sistem baru ini, penumpang yang telah membeli tiket di channel eksternal dapat melakukan check in pada mesin check in mandiri di stasiun, mulai dua belas jam sebelum keberangkatan KA. Check in dilakukan dengan cara mengetikkan kode booking yang tercantum pada bukti transaksi pembelian tiket di mesin check in mandiri. Mesin ini akan mengeluarkan
boarding pass yang mencantumkan nama dan ID penumpang, kode booking, dan nama KA beserta tujuan dan jadwal keberangkatan.
Boarding pass inilah yang kemudian harus dibawa penumpang saat pemeriksaan identitas di boarding gate stasiun.

Sementara untuk penumpang yang membeli tiket go show , setelah mendapatkan tiket, penumpang tetap harus melakukan check in pada mesin check in mandiri untuk mencetak boarding pass . Setelah berhasil mencetak
boarding pass , maka penumpang dapat segera menuju boarding gate untuk pemeriksaan identitas.

Untuk tahap awal implementasi ini, para penumpang yang akan berangkat dari Stasiun Bandung yang sudah memiliki tiket atau bukti transaksi pembelian tiket, wajib melakukan proses check-in untuk mendapatkan boarding pass . Ke depan, pemberlakuan sistem baru ini akan diterapkan bertahap di seluruh stasiun KA.

Dengan mulai diberlakukannya sistem ini, maka mulai Senin (22/2), mesin cetak tiket mandiri (CTM) tidak lagi tersedia di Stasiun Bandung karena sudah diganti dengan mesin check-in mandiri.
PT KAI berharap pemberlakuan sistem check in dan boarding ini dapat menghilangkan peredaran tiket palsu yang beberapa waktu lalu pernah terjadi di beberapa daerah. Jumlah mesin check in mandiri pun akan ditambah secara bertahap di stasiun-stasiun KA untuk mengimbangi dengan jumlah penumpang yang akan melakukan perjalanan. (PR KAI)

Saturday, March 16, 2013

Cagar Budaya Yogya

Keraton Yogyakarta

Candi Prambanan

Tugu Yogyakarta

Gedung Agung-Istana Kepresidenan

Benteng Vredeburg

Kantor Pos Besar Yogyakarta
Monumen Jogja Kembali (Monjali)



Tuesday, January 15, 2013

Menikmati sun set di Parangtritis Yogyakarta


pantai parangtritis


Tentang Pantai Parangtritis

Yogyakarta dengan banyaknya keanekaragaman budaya dan pariwisata, menjadikan kota ini layak untuk dikunjungi oleh para turis mancanegara maupun domestik. Salah satu dari sekian pariwisata yang menjadi andalan Yogyakarta adalah Parangtritis. Pantai Parangtritis adalah sebuah tempat pariwisata berupa pantai pesisir Samudra Hindia yang terletak kurang lebih 25 kilometer sebelah selatan kota Yogyakarta. Pantai Parangtritis merupakan objek wisata yang cukup terkenal di yogyakarta selain objek pantai lainnya seperti Samas, Baron, Kukup Krakal dan Pantai Glagah. Pantai Parangtritis mempunyai keunikan pemandangan yang tidak terdapat pada objek wisata lainnya yaitu selain ombak yang besar juga adanya gunung – gunung pasir yang tinggi di sekitar pantai, gunung pasir tersebut biasa disebut gumuk.

Legenda Pantai Parangtritis dan Nyai Roro Kidul

Objek wisata Pantai Parangtritis  sudah dikelola oleh pihak pemda Bantul dengan cukup baik, mulai dari fasilitas penginapan maupun pasar yang menjajakan souvenir khas parangtritis. Selain itu ada pemandian yang disebut parang wedang konon air di pemandian dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit diantaranya penyakit kulit, air dari pemandian tersebut mengandung belerang yang berasal dari pengunungan di pantai parangtritis. lokasi lain adalah pantai parang kusumo dimana di pantai tersebut terdapat tempat konon untuk pertemuan antara raja jogjakarta dengan ratu laut selatan. Pada hari-hari tertentu (biasa bulan suro) di sini dilakukan persembahan sesajian (Labuhan) bagi Ratu Laut Selatan atau dalam bahasa Jawa disebut Nyai Rara Kidul. Penduduk setempat percaya bahwa seseorang dilarang menggunakan pakaian berwarna hijau muda jika berada di pantai ini.

Pantai Parangtritis, Indahnya Sunset di Sore Hari

Pantai Parangtritis menjadi tempat kunjungan utama wisatawan terutama pada malam tahun baru Jawa (1 muharram/Suro). Di pantai parangtritis ada juga kereta kuda atau kuda yang dapat disewa untuk menyusuri pantai dari timur ke barat. Jika anda mempunyai waktu luang, anda dapat menikmati indahnya sunset di sore hari bersama pasangan / keluarga anda, dijamin anda akan terbawa oleh suasana takjub Pantai Parangtritis dan jangan lupa untuk membawa serta kamera untuk mengabadikan momen.